Pohuwato – Aktifitas pertambangan di desa teratai kecamatan Marisa terus berlangsung. Padahal kepala desa teratai dengan tegas melalui surat yang di layangkannya meminta aktifitas tersebut di hentikan.
“Saya sudah layangkan surat secara tertulis untuk memberhentikan aktivitas tersebut (tambang ilegal). Namun hingga saat ini aktivitas itu masih berlangsung,” ujarnya melalui sambungan telepon kepada tim Media,
Senin (7/7/2025).
Masih Kata Soni, aktifitas tambang itu di ketahui pihak Polsek Marisa, Namun tak ada penindakan.
“Pasti Polsek Marisa sudah tau. Desa Teratai itu sering banjir, namun saat ini banjir datang sekalian dengan sedimen lumpur dari tambang pastinya,” jelasnya.
Menurut Soni ada tim yang membekingi aktivitas tambangan emas ilegal itu, sehingga mereka leluasa merusak alam tanpa tersentuh hukum “Dengar-dengar ada tim yang membekingi aktivitas ilegal tersebut, ada tim Joker. Saya dengar begitu,” Ungkapnya.
Sebagai informasi, Aktifitas pertambangan di desa teratai menyebabkan sedimen hasil galian tambang menumpuk dan terbawa arus air melewati sungai kecil bermuara di desa Palopo Kecamatan Marisa..




































