POHUWATO (GOL) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pohuwato, Nasir Giasi menghimbau masyarakat untuk tidak mendengarkan isu sesat pasca aksi unjuk rasa 21 September lalu.
Ini disampaikan Nasir Giasi saat memberikan sambutan dalam rangka pembukaan tournament sepakbola yang diselenggarakan oleh pemuda Desa Teratai, pada Jumat (6/10/2023).
“Paling terakhir kami titipkan, di Teratai ini ada juga masyarakat penambang untuk kemudian tidak mendengarkan isu-isu sesat,” imbau Nasir Giasi.
Sebab kata Nasir, pembayaran tali asih oleh pihak Perusahaan akan tetap dilanjutkan, akan tetapi saat ini, angka yang dibayarkan oleh pihak perusahaan akan diperbaiki oleh perusahaan itu sendiri.
“Kami umumkan hari ini, bahwa pembayaran lanjutan tali asih itu tetap akan dilanjutkan. Sementara diatur oleh Pemerintah Provinsi dengan koordinasi pak bupati. Pak bupati hari Senin dipanggil lagi oleh DPR-RI, angka jumlah yang dibayarkan diawal akan diperbaiki oleh pihak Perusahaan,’ kata Nasir Giasi.
Tak hentinya Nasir berharap, kiranya masyarakat jangan mendengarkan isu sesat soal pertambangan, karena sejatinya, menurut ketua DPRD dua periode itu, tidak ada Pemerintah yang mempunyai niat jahat kepada rakyatnya itu sendiri.
“Sekali lagi jangan mendengar isu-isu sesat, sudah tidak ada lagi pembayaran dan lain sebagainya, pada dasarnya pemerintah di republik ini, tidak ada satupun pemerintah berniat jahat untuk rakyatnya, pasti semua berniat untuk memberikan yang terbaik terhadap masyarakat di pimpinannya,” tegas Nasir.
“Ini pertanyaan resmi kami, bagian dari Forkopimda untuk lanjutan tali Asih dan sudah disepakati oleh pemerintah provinsi akan ada rapat kembali mengenai lanjutan pembayaran. Bersabar sejenak, karena masih ada perbaikan-perbaikan proposal yang dilakukan oleh tim itu sendiri dan akan ditinjau Langsung,” tandas Nasir. (Gk/jundi)




































