POHUWATO (GOL) — Satuan Lalu Lintas Polres Pohuwato kembali melanjutkan pelaksanaan Operasi Zebra Otanaha 2025 yang digelar secara serentak sesuai dengan rencana operasi dari Korlantas Mabes Polri dan Polda Gorontalo. Kegiatan ini dipusatkan di kawasan perempatan depan Kantor Polsek Marisa, Jumat (28/11/2025).
KBO Satlantas Polres Pohuwato, Ipda Imran Puhi, menjelaskan bahwa jajaran Satlantas telah menjalankan seluruh tahapan operasi mulai dari langkah preventif hingga represif.
“Kami dari Satuan Lalu Lintas Polres Pohuwato ini kita sudah melaksanakan Operasi Zebra Otanaha 2025 dan kita sudah melaksanakan operasi ini sesuai dengan rencana operasi yang dari Korlantas Mabes Polri maupun dari Polda Gorontalo,” ujar Ipda Imran.
Dalam pelaksanaan tugas, Satlantas Polres Pohuwato mengutamakan upaya pencegahan melalui patroli dan pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kecelakaan serta lokasi yang berpotensi terjadi pelanggaran.
“Untuk kita Polres Pohuwato ini sudah melaksanakan kegiatan preventif itu berupa patroli, pengaturan di tempat-tempat yang rawan kecelakaan maupun rawan pelanggaran,” tambahnya.
Selain itu, sosialisasi keselamatan berkendara juga terus digencarkan, baik melalui media sosial maupun penyebaran brosur kepada masyarakat.
“Untuk preventif-nya kita sudah melaksanakan kegiatan himbauan-himbauan kepada masyarakat melalui media sosial maupun brosur-brosur yang kita sudah edarkan,” jelasnya.
Pada hari ke-12 Operasi Zebra Otanaha 2025 ini, Satlantas Polres Pohuwato mulai melakukan tindakan represif berupa penindakan pelanggaran lalu lintas melalui mekanisme sidang di tempat.
“Ini hari yang ke dua belas, hari ke dua belas dan kita sudah melaksanakan kegiatan represif yaitu berupa penindakan pelanggar hukum dan kita juga melaksanakan sidang di tempat,” ungkap Ipda Imran.
Adapun jenis pelanggaran yang paling banyak ditemukan adalah pengendara yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) serta total pelanggaran sebanyak 17 pelanggar dan langsung disidangkan di lokasi operasi.
“Untuk penindakan pelanggaran pada hari ini itu didominasi oleh para pelanggaran yang tidak mempunyai SIM, dan kita juga hari ini langsung melaksanakan sidangkan di tempat itu ada sebanyak tujuh belas pelanggar,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa mayoritas kendaraan yang terjaring adalah roda dua.
“Ini yang didominasi adalah roda dua,” katanya.
Dalam pelaksanaan sidang di tempat, Satlantas Polres Pohuwato bekerja sama dengan sejumlah instansi terkait.
“Untuk pelaksanaan sidang di tempat ini kita menghadirkan dari Pengadilan Marisa, dari Kejaksaan Marisa, dan juga dari pihak BRI,” jelas Ipda Imran.
Pelayanan terpadu juga melibatkan SAMSAT sehingga pengendara yang kedapatan telat membayar pajak kendaraan dapat langsung menyelesaikan administrasinya di tempat.
“Kalau ada pelanggaran yang sudah mati pajak bisa langsung bayar di tempat,” terangnya.
Di akhir wawancara, Ipda Imran kembali mengingatkan pentingnya disiplin berlalu lintas demi keselamatan bersama.
“Untuk himbauan kedepannya ini kami satuan lalu lintas menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menaati peraturan lalu lintas yang memang tujuannya daripada Operasi Zebra yang kita laksanakan hari ini.” pungkasnya.
(GOL–03)





































