POHUWATO GOL – Komisi III DPRD Pohuwato yang dipimpin Nasir Giasi bersama anggota Yuliani Rumampuk, Wawan K. Wakiden, dan Mohamad Rizky Alhasni, turun langsung melakukan pengawasan terhadap sejumlah proyek pembangunan yang tengah digarap Pemerintah Kabupaten Pohuwato, Rabu (01/10/2025).
Langkah pengawasan ini dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan yang dilaksanakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) benar-benar sesuai dengan spesifikasi perencanaan. Komisi III menekankan, pembangunan yang ada harus berorientasi pada manfaat langsung bagi pelayanan masyarakat.
Memasuki triwulan ketiga tahun anggaran 2025, Komisi III telah melaksanakan rapat evaluasi, lalu sehari setelahnya, Selasa (30/09/2025), melakukan kunjungan lapangan ke wilayah barat Pohuwato. Dalam satu hari, rombongan Komisi III meninjau sedikitnya 17 proyek pembangunan yang dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU), mulai dari Kecamatan Wanggarasi hingga Popayato Barat.
“Ada 17 titik yang kita datangi, kita awasi, dari Wanggarasi sampai Popayato Barat. Ada proyek di Dinas Kesehatan pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) dan tambahan pembangunan fasilitas Rumah Sakit Pratama, di Dinas Pendidikan revitalisasi Sekolah, di DP3AP2KB pembangunan Balai Penyuluh KB,” ungkap Ketua Komisi III, Nasir Giasi.
Tak hanya itu, Komisi III juga mengawasi proyek Tambatan Perahu yang dikerjakan Dinas Perhubungan. Menurut Nasir, pihaknya ingin memastikan seluruh pekerjaan infrastruktur yang menggunakan anggaran daerah dilaksanakan dengan mutu yang baik dan dapat dipertanggungjawabkan.
Namun, dari hasil pemantauan, Nasir menilai beberapa proyek masih menunjukkan progres yang lambat. Karena itu, Komisi III merencanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan menghadirkan OPD terkait, konsultan, serta pihak ketiga untuk mencari solusi percepatan.
“Harapannya, karena ini sudah memasuki triwulan III, seluruh pihak ketiga yang sudah menandatangani perjanjian kontrak untuk segera menyelesaikan tanggungjawabnya sebelum batas waktu dalam kalender kerja berakhir,” jelas Nasir.
Usai melakukan pengawasan di wilayah barat, Komisi III menjadwalkan agenda serupa di kecamatan lain. Hal ini guna memastikan seluruh pembangunan berjalan sesuai target dan harapan masyarakat.
“Peninjauan berikut di bulan November, kita ingin memastikan pekerjaan selesai tepat waktu dan kualitas pekerjaannya sesuai dengan apa yang diharapkan,” tandasnya.
(GOL – 03)




































