POHUWATO GOL – Bakal pasangan calon (SAKTI) Salahudin Pakaya dan Vicky Prasetyo resmi menyerahkan syarat dukungan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di sekretariat KPU Pohuwato, minggu (12/05/24).
Dalam konferensi pers Salahudin mengungkapkan motovasinya mencalonkan diri dalam Pemilihan Kepala Daerah kabupaten pohuwato tahun 2024.
“Motipasi saya mengikuti tahapan proses pilkada karna panggilan saya sebagai putra daerah kabupaten pohuwato,” ungkap Salahudin.
Salahudin juga menginformasikan bahwa ia telah menyerahkan syarat dukungannya kepada KPU Kabupaten Pohuwato dan sudah terbaca disilon.
“Saya sudah memasukan disilon sistem informasi pencalonan di KPU kabupaten pohuwato sebesar 12.155 yang disaratkan itu minimal 11.147 dan alhamdulilah sampai dengan sebelum waktunya pada pukul 11:00 tadi, bawa silon telah mengimput dukungan saya dan itu sudah terbaca di KPU,” jelas Salahudin.
Menanggapi Persoalan tentang dirinya yang pernah mencalonkan pada pemilihan kepala daerah tahun 2014, Salaudin mengangap bahwa dalam pemilihan tersebut tidak dihitung sebagai yang pertama kali dirinya mencalonkan di Pilkada.
“Saya menganggap ini yang pertama karna yang kemarin memang tidak mencukupi dukungan KTP jadi itu belum bertanding sudah ini, tapi ini yang pertama,” ujar Salahudin.
Lanjut Salahudin juga menegaskan dirinya tidak akan pernah kapok dalam mengabdikan dirinya dan berbuat baik demi mensejahtrakan rakyat cukup satu periode klau rakyat memberikan amanah.
“Buat saya artinya gini kita mau mengabdi dan berbuat baik, kenapa kita harus kapok berbuat baik. Umur saya sudah Lima puluh keatas dan tidak ada lagi yang saya ingin persembahkan buat tanah kelahiran saya selain untuk mensejahtrakan rakyat dan saya sampaikan pada calon pasangan saya bahwa saya tidak akan beriming-iming dan tidak akan pernah mau untuk dua periode cukup satu periode klau rakyat memberikan amanah,” tegas Salahudin.
Terakhir Salaudin menangapi tentang persaingannya dengan beberapa calon-calon, baginya rakyat yang menetukan dan karna rakyat lah yang memegang daulat tertinggi di kabupaten ini.
“Saya kira melawan sih A sih B itu adalah hal yang bisa kan, kita kembalikan semua kepada rakyat karna rakyat yang memilih dan rakyat lah yang memegang daulat tertinggi di kabupaten ini,” tutup Salahudin
(GOL – 03)




































