Gorontaloonline.id – TKD Prabowo-Gibran di pohuwato hingga kini belum mengumumkan kemenangan paslon nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Raka Buming Raka pada pilpres 14 februari kemarin.
Padahal TKD tersebut di perkuat oleh beberapa partai politik yang memiliki kursi parlemen bumi panua, terlebih lagi di dalamnya terdapat ketua DPC Gerindra Pohuwato Saipul A. Mbuinga selaku dewan pembina dan Nasir Giasi selaku ketua TKD juga sebagai ketua DPD II Golkar Pohuwato.
Hadirnya dua tokoh politik ini, semestinya tim pemenangan Prabowo-Gibran telah mengumumkan hasil pilpres kemarin berdasarkan pencocokan hitung cepat masing-masing partai koalisi. Namun kondisi politik di pohuwato tampaknya lagi tak baik-baik saja.
Hal ini bisa di lihat dari hasil pleno pinhar DPD II partai golkar yang mengahasilkan usulan pemecatan Suharsi Igirisa dari keanggotaan partai, hingga berujung pada keluarnya partai golkar dari koalisi SMS.
Belakangan, dua partai besar yang tergabung dalam TKD itu terjadi perang dingin,tapi sumber perang bukan soal pilpres, melainkan politik di daerah.
Bahkan kedua partai ini disuguhkan dengan perebutan palu sidang DPRD Pohuwato. Klaim kelebihan kursi pun mencuat,Nasir Giasi sebagai ketua DPD II partai golkar juga ketua DPRD Pohuwato mematahkan isu-isu liar soal berpindahnya palu dari tangannya.
Berdasarkan hitung cepat internal partai golkar menunjukan bahwa kursi terbanyak masih dimiliki oleh partai berlambang pohon beringin itu. Sementara partai gerindra hingga kini belum juga mengumumkan perolehan kursi di masing-masing dapil.Namun berbagai sumber menyebut partai besutan Prabowo Subianto itu berada di urutan ke dua perolehan kursi parlemen bumi panua.
Lalu bagaimana dengan Nasib TKD Prabowo-Gibran di pohuwat?a
Saat ini dengan tensi politik kian memanas, Kapan Diumumkan Hasil perolehan suara Prabowo-Gibran di Pohuwato?
Kita tunggu saja!




































