POHUWATO (GOL) – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Pohuwato, Iqram Bhari Akbar Baderan, menggelar reses masa sidang kedua tahun pertama di Desa Mootilango, Kecamatan Duhiadaa, Kabupaten Pohuwato, Rabu (05/02/25).
Dalam pelaksanaan reses tersebut, masyarakat Dusun UPT menyampaikan berbagai macam aspirasi, di antaranya mengenai kerusakan jembatan alternatif, kebutuhan pembangunan rumah komunitas, krisis air bersih, serta sedimentasi yang menghambat aliran air menuju lahan sawah mereka.
Menanggapi keluhan masyarakat terkait jembatan alternatif yang rusak, Akbar bersama perwakilan dari Dinas PUPR, Kepala Desa Mootilango, Camat Duhiadaa, tokoh masyarakat, dan warga setempat meninjau langsung kondisi jembatan tersebut.
Setelah peninjauan, Akbar menyampaikan bahwa masyarakat berharap adanya perbaikan sementara sebelum penganggaran perbaikan permanen pada tahun 2026.
“Masyarakat meminta adanya solusi sementara karena jembatan ini sangat vital bagi aktivitas mereka sehari-hari. Kami masih mengupayakan hal ini,” ujar Akbar.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan jembatan alternatif telah menjadi skala prioritas DPRD Pohuwato untuk dianggarkan pada tahun 2026.
“Sebelumnya, kami sudah membahas dan memperjuangkan anggaran pembangunan jembatan ini. InsyaAllah, ini akan menjadi prioritas kami di DPRD,” tambahnya.
Terakhir Anggota DPRD tersebut menghimbau masyarakat untuk sementara waktu menggunakan jembatan utama demi keselamatan.
“Ada jembatan permanen yang bisa digunakan, meskipun jaraknya lebih jauh. Namun, saya berharap masyarakat mengutamakan keamanan dan tidak mengambil risiko melewati jembatan yang rusak,” tutupnya. (GOL – 03)




































