POHUWATO (GOL) — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pohuwato mengecam keras aksi pembongkaran camp penambang lokal oleh pihak perusahaan yang melibatkan Pengamanan/Aparat Penegak Hukum (APH) hingga dugaan keterlibatan kelompok preman. Penertiban di kawasan pertambangan Pohuwato tersebut dinilai diwarnai tindakan anarkis dan jauh dari pendekatan persuasif.
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pohuwato, Hamdi Alamri, menegaskan bahwa langkah kekerasan yang diambil pihak perusahaan telah mencederai kondusifitas daerah dan memperkeruh hubungan antara masyarakat dengan investor.
“Penanganan yang dilakukan oleh pihak perusahaan dengan tidak melakukan pendekatan-pendekatan persuasif, tapi lebih kepada hal-hal yang kelihatannya agak anarkis, itu kami sangat mengecam perbuatan-perbuatan itu,” tegas Hamdi saat memberikan keterangannya pada selasa (15/09/2026).
Hamdi menampik anggapan bahwa warga lokal menolak masuknya investasi di Pohuwato. Menurutnya, narasi penolakan yang beredar di publik terbentuk akibat cara-cara represif perusahaan dalam menyikapi penambang tradisional.
“Pada prinsipnya, masyarakat Pohuwato itu menerima adanya investasi pertambangan. Tapi kemudian ini sengaja dicederai dengan cara-cara yang tidak humanis dan tidak manusiawi. Sehingga hari ini yang ter-publish di ruang publik seakan-akan masyarakat Pohuwato menolak, padahal tidak,” lanjutnya.
Lebih jauh, Hamdi menuding pemicu utama gesekan di lapangan bersumber dari ketidakkonsistenan perusahaan dalam memenuhi janji-janji kompensasi serta penyelesaian tali asih yang tak kunjung terealisasi.
Guna mencegah konflik susulan, DPRD Pohuwato mendesak manajemen perusahaan agar segera menghentikan cara-cara intimidatif dan mengedepankan dialog terbuka.
“Kami berharap pihak perusahaan lebih humanis, lebih manusiawi, dan membangun komunikasi yang baik. Karena cara-cara kemarin itu sama sekali melecehkan. Ada ruang hidup masyarakat yang direbut, sementara warga sebenarnya legowo menerima keberadaan perusahaan. Kenapa langkah-langkah persuasif tidak dilakukan? Itu yang kami tekankan,” pungkas Hamdi.
(GOL – 03)





































