POHUWATO (GOL) — Sebuah rekaman Voice Note (pesan suara) yang diduga berasal dari seorang ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pohuwato beredar luas dan memicu perhatian publik, Minggu (16/11/2025).
Dalam rekaman tersebut, ASN itu menyampaikan kekecewaannya terhadap kinerja Kepala Badan Keuangan yang dianggap tidak memiliki empati, sementara para ASN dituntut untuk selalu menunjukkan loyalitas penuh kepada pimpinan. Rekaman itu juga berisi luapan emosi yang menyebut Kaban Keuangan dengan kata-kata kasar.
“Pakai hati bu, pakai hati,” tandas oknum ASN yang identitasnya hingga saat ini belum diketahui.
Rekaman tersebut mengungkap gambaran tekanan yang dialami ASN dalam menjalankan tugas. Disebutkan bahwa demi menjalankan berbagai program dan kegiatan pemerintah, beberapa ASN terpaksa berhutang demi memastikan target tetap berjalan tanpa hambatan. Bahkan, kebutuhan operasional seperti BBM disebut-sebut kerap menggunakan uang pribadi.
“So kurangajar ini dia pak, torang ini pak pe apa ba fikir kegiatan ba utang sana sini, torang pe doi habis pak, demi torang pe kinerja supaya terukur bagus, torang pe kinerja supaya pimpinan tau tetap bekerja, baru depe kalakuan bagini pak, cuman dia kase-kase biar turus, seakan-akan torang ini bukan PNS yang harus dijaga juga, ti ibu teti pe kurangajar kase biar torang seperti ini, pak torang tidak pernah batagih hari ini, gara-gara depe surat satu itu,” kata ASN dalam rekaman tersebut.
Dalam keluhan yang diduga ditujukan kepada Bupati Pohuwato dan Kepala Badan Keuangan itu, ASN tersebut meminta kebijaksanaan pimpinan. Ia menuturkan bahwa para ASN juga memiliki tanggungan keluarga yang harus dipenuhi, sehingga kebijakan yang dianggap tidak adil membuat mereka semakin terbebani. Rekaman itu juga menyinggung adanya kesan bahwa pegawai di bidang keuangan mendapat perlakuan istimewa dibandingkan ASN lain.
“Torang tidak pernah lagi ba kase, nanti ba apa torang, nanti ba bakar nanti torang ada solusi di daerah pak, torang juga pak punya anak, torang punya tagihan tidak pernah ada depe ini, kase orang manusia di keuangan pak, jangan bawa kamari yang terlempar dimana-dimana, kase jadi orang manusia disini, punya hati pak, kase bagus ini daerah pak, jangan cuman torang yang selalu diminta kerja-kerja, keuangan seakan-akan mahkota di daerah ini,” ujar pria dalam rekaman tersebut.
Hingga berita ini dipublikasikan, redaksi masih menelusuri identitas pemilik suara serta asal-muasal rekaman tersebut beredar.
(GOL – 03)





































