POHUWATO (GOL) – Pemerintah Kabupaten Pohuwato melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Perindagkop) terus menunjukkan perhatian serius terhadap pengembangan sektor usaha kecil, Rabu (10/09/2025),
Kepala Dinas Perindagkop, Ibrahim Kiraman, menggelar pertemuan bersama para pelaku UMKM di kawasan Titik Nol Bundaran Panua guna membahas rencana penataan sekaligus bentuk dukungan dari pemerintah daerah, Selasa malam (09/09/2025).
Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pohuwato, Iwan Adam, serta Pimpinan Cabang Bank SulutGo (BSG) Marisa, Zulhijas A. Rasyid. Dari diskusi itu, disepakati bahwa pemerintah akan turun langsung memberikan intervensi penuh untuk mengembangkan kawasan Bundaran Panua sebagai pusat UMKM yang lebih tertata dan representatif, sekaligus ruang interaksi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Alhamdulillah, sudah ada kesepakatan. Pemerintah akan hadir mengintervensi pelaku UMKM di titik nol ini, dan ke depan kawasan ini akan kita kembangkan,” ungkap Ibrahim.
Saat ini, tercatat sekitar 20 pelaku UMKM yang aktif berjualan di sekitar Bundaran Panua. Untuk mempermudah koordinasi, mereka telah tergabung dalam satu wadah komunikasi. Pemerintah daerah sementara masih memperbolehkan aktivitas jualan di trotoar, sambil menyiapkan langkah penataan agar kawasan tersebut terlihat lebih rapi dan nyaman.
“Insyaallah ke depan, perlahan-lahan kita akan tata dengan lebih baik. Untuk sementara masih diizinkan berjualan di trotoar, namun nanti akan diatur sesuai perencanaan,” jelasnya.
Ibrahim juga menyampaikan apresiasi kepada pihak Bank SulutGo yang turut mendukung pengembangan UMKM di daerah tersebut. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dengan lembaga keuangan dapat terus berlanjut untuk memperkuat pelaku usaha lokal.
“Terima kasih kepada BSG yang sudah hadir dalam rapat ini. Insyaallah kita akan terus mendampingi, seperti halnya yang dilakukan di kota-kota besar,” tutup Kepala Dinas Perindagkop Pohuwato itu.
(GOL – 03)





































