POHUWATO (GOL) – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa peduli rakyat gorontalo (AMPRG) kembali mendatangi polres gorontalo, atas kasus pungutan liar (PungLi) yang diduga dilakukan oleh oknum kepala desa di kecamatan pulubala, senin (13/05/24).
Tapi sangat disayangkan dalam demonstrasi tersebut terjadi tindakan yang dinilai represif dan penuh intimidasi oleh kepolisian resort gorontalo dengan cara menyeret Presiden BEM—UG secara paksa, hingga menyebabkan luka lecet ditangan bagian kiri.
Hal ini mendapatkan sorotan dari Direktur Lembaga Konsultan Bantuan Hukum Mahasiswa Islam (LKBHMI) cabang limboto, La Ode Muhammad Halik Ismail melalui pernyataan secara tertulisnya.
Sikap arogansi pihak kepolisian yang dalam hal ini polres gorontalo tentu dikutuk keras oleh Halik Ismail sebagai direktur LKBHMI cabang limboto, karena dinilai sebagai bentuk upaya pembungkaman dari gerakan mahasiswa.
“Kami sangat mengutuk keras sikap arogansi polres gorontalo terhadap presiden BEM—UG dan sejumlah mahasiswa yang datang dengan membawa aspirasi malah mendapatkan perlakuan yang tidak wajar,” ungkap Halik.
Halik menambahkan kiranya pihak polres gorontalo segera bersikap untuk menindaki sikap arogansi dari sejumlah aparat penegak hukum.
“Kami menyadari tindakan seperti ini,jelas melanggar ketentuan pasal tentang kebebasan dalam berpendapat dan berekspresi didepan umum. Oleh karena itu, kami meminta kapolres gorontalo segera menindak lanjuti atas tindakan refresif yang dilakukan oleh sejumlah anggota polres gorontalo,” tambah Halik.
Terakhir Halik menegaskan ketika hal ini tidak segera ditindak lanjuti maka dipastikan dalam kurun waktu yang dekat akan ada gerakan yang lebih besar dilakukan oleh kalangan mahasiswa.
“Karena apabila hal ini tidak segera ditindaki, kami pastikan dalam waktu dekat ini akan ada gerakan yang lebih besar dari seluruh kalangan mahasiswa sebagai wujud protes kapolres gorontalo sebagai pimpinan tertinggi untuk segera memiliki sikap yang jelas,” tegas Halik.
(GOL – 03)





































