POHUWATO (GOL) – Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Gorontalo, Syarif Mbuinga, menyampaikan sejumlah pesan strategis dalam Sidang Paripurna peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Pohuwato, Rabu (25/02/2026).
Dalam pidatonya pada forum resmi tersebut, tokoh yang dikenal dengan sapaan “Pasisa” menegaskan bahwa kemajuan daerah membutuhkan kolaborasi yang kuat serta tata kelola investasi yang sehat dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Mantan Bupati Pohuwato dua periode itu juga menyinggung tantangan yang dihadapi kabupaten yang kini memasuki usia 23 tahun. Menurutnya, beban pembangunan yang ada harus dipikul bersama oleh seluruh elemen daerah.
Ia pun mengajak para pemangku kepentingan untuk bersinergi dan mengambil peran aktif dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang ada.
“Semua pihak harus memposisikan diri sebagai problem solver (pemecah masalah), bukan sebagai troublemaker (pembuat masalah),” tegas Syarif, Rabu (25/02/2026).
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa dinamika dan perbedaan pandangan dalam proses pembangunan merupakan sesuatu yang wajar. Namun, hal terpenting adalah bagaimana konflik tersebut dapat dikelola secara baik agar tetap mengarah pada tujuan bersama, yakni kemajuan daerah.
Menyinggung soal investasi, Syarif menyatakan dukungannya terhadap masuknya investor ke Pohuwato sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi. Meski demikian, ia mengingatkan agar investasi tidak berdampak negatif bagi masyarakat lokal.
“Investasi Bukan Predator. Karpet merah yang diberikan kepada investor bukan berarti membiarkan munculnya praktik predator atau premanisme di daerah,” tegas Syarif Mbuinga.
Ia juga meminta agar polemik terkait legalitas investasi segera dituntaskan, sehingga pemerintah dan pihak terkait dapat lebih fokus pada implementasi program di lapangan.
Pada bagian akhir sambutannya, Syarif berharap berbagai target pembangunan dan angka pertumbuhan ekonomi yang telah dicanangkan tidak hanya menjadi catatan administratif semata.
Ia menekankan agar hasil pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Pohuwato, sehingga peringatan HUT ke-23 tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga momentum percepatan kesejahteraan.
(GOL – 03)





































