POHUWATO (GOL) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Pohuwato bergerak cepat melakukan penyegaran struktur organisasi. Langkah ini ditandai dengan digelarnya Musyawarah Kecamatan (Muscam) Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Paguat, Jumat (26/6/2026).
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DPD II Golkar Kabupaten Pohuwato Nasir Giasi, Bendahara Rianto Ismail, Wakil Ketua Bappilu sekaligus Ketua DPRD Pohuwato Beni Nento, serta unsur forkopimcam setempat seperti Camat dan Kapolsek Paguat. Hadir pula Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Golkar Paguat Ismail Abas, bersama jajaran ketua Pimpinan Desa (PD) dan kader partai.
Ketua DPD II Golkar Pohuwato, Nasir Giasi, menjelaskan bahwa Muscam di Kecamatan Paguat ini merupakan titik keempat dari rangkaian konsolidasi internal partai. Agenda ini menjadi amanat langsung dari AD/ART dan instruksi DPD I yang wajib dilaksanakan setiap lima tahun sekali.
”Hari ini kami melakukan penyegaran pengurus di tingkat Kecamatan Paguat. Muscam ini bukan sekadar konsolidasi organisasi, melainkan juga konsolidasi elektoral untuk mengecek kembali basis pendukung serta kepengurusan partai dari tingkat kecamatan hingga desa,” ujar Nasir usai pembukaan kegiatan.
Nasir menargetkan seluruh rangkaian Muscam di 13 kecamatan se-Kabupaten Pohuwato dapat rampung pada Juli 2026. Setelah itu, estafet konsolidasi akan dilanjutkan dengan Musyawarah Desa (Musdes) di 104 desa yang ditargetkan selesai pada Desember 2026.
Ia menegaskan bahwa empat Ketua PK yang telah terpilih memiliki tugas berat untuk segera turun ke akar rumput. DPD II Golkar Pohuwato akan mengevaluasi ketat kinerja para ketua terpilih dalam melakukan penataan basis. Salah satu fokus utamanya adalah menyisir pengurus desa yang terikat regulasi netralitas aparatur negara.
”Ada beberapa pengurus PD yang harus kami ganti karena aturan tidak membolehkannya, seperti mereka yang telah menjadi aparat pemerintah, P3K, maupun aparat desa. Di sinilah pentingnya penyegaran kembali,” tegasnya.
Menanggapi dinamika politik lokal dan aspirasi kader selama pelaksanaan Muscam di empat kecamatan, Nasir mengungkapkan bahwa Golkar telah mengantongi sejumlah nama untuk didorong pada kontestasi politik mendatang.
”Melalui Muscam di empat kecamatan ini, kami telah menetapkan beberapa putusan penting terkait usulan figur untuk kontestasi politik ke depan,” kata Nasir.
Untuk posisi Calon Gubernur dari Partai Golkar, forum menetapkan Ida Syahidah dan Syarif Mbuinga, yang nantinya diselaraskan dengan hasil survei di lapangan. Sementara untuk Calon DPR RI, partai berlambang pohon beringin ini masih memutuskan satu nama tunggal, yaitu Rusli Habibie.
Terakhir, terkait Calon Bupati Pohuwato, kader dari tingkat desa secara langsung mengusulkan dan memberikan mandat kepada Nasir Giasi untuk maju.
“Alhamdulillah seperti yang telah didengar bersama, selaku Ketua Partai, saya telah diusulkan dan dimandatkan secara langsung oleh teman-teman kader dari tingkat desa untuk maju sebagai Calon Bupati. Tentu seluruh aspirasi ini nantinya akan kita tindak lanjuti sesuai mekanisme kepartaian yang berlaku.” Pungkasnya.
Usai seremoni pembukaan, agenda langsung dilanjutkan dengan musyawarah pleno pemilihan Ketua Pimpinan Kecamatan Paguat untuk periode selanjutnya.
(GOL – 03)





































