JAKARTA (GOL) — Demi mengoptimalkan fungsi dan peran kelembagaan legislatif, jajaran pimpinan beserta seluruh anggota DPRD Kabupaten Pohuwato mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan kapasitas yang berlangsung sejak Senin hingga Rabu (26–28/10/2026) di Hotel Lumire, Jakarta.
Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato, Beni Nento, mengutarakan bahwa agenda pelatihan intensif ini digelar sebagai langkah strategis memperkuat kapasitas dan kesiapan para wakil rakyat menjelang tahapan perumusan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pohuwato Tahun Anggaran 2027.
“Dalam penyusunan APBD tahun 2027, itu ada banyak regulasi-regulasi yang harus kami pelajari dan pahami. Sehingganya, bimtek ini diselenggarakan sebagai upaya untuk persiapan dan peningkatan kapasitas anggota DPRD dalam menyusun APBD tersebut,” ungkap Beni Nento pada Rabu (28/10/2026).
Di mata Beni, keikutsertaan dalam bimtek ini memegang peranan krusial agar jajaran legislatif memiliki pemahaman utuh mengenai formulasi APBD 2027 yang kini berlandaskan payung hukum terbaru, yakni Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 17 Tahun 2026.
Dalam forum pendalaman materi tersebut, para wakil rakyat Pohuwato mendapatkan pengarahan langsung dari jajaran pemateri berkompeten, salah satunya berasal dari kementerian teknis Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
“Banyak hal yang disampaikan oleh para narasumber, termasuk narasumber dari Kemendagri. Dimana, kami diberi pemahaman terkait pedoman penyusunan APBD dalam Permendagri nomor 17 tahun 2026, dan kami DPRD Pohuwato harus benar-benar memahami regulasi ini,” terang Beni Nento.
Menutup keterangannya, Ketua DPRD Beni Nento menaruh harapan besar agar seluruh materi dan wawasan yang diserap selama bimtek dapat diimplementasikan secara konkret sewaktu pembahasan anggaran bersama pihak eksekutif kelak.
“Harapnya setelah pelaksanaan bimtek ini, pemahaman dan wawasan yang diperoleh dari para narasumber, itu bisa diterapkan dalam pembahasan nanti,” harapnya.
(GOL – 03)





































