Pohuwato – Normalisasi sungai Hulawa oleh YR team masih terus berlangsung hingga hari ke 3. Minggu 4 Januari 2025.
Tak tanggung – tanggung,YR Team kerahkan lima unit alat berat untuk mengeruk sedimen di sepanjang sungai Hulawa. Hal itu di lakukan untuk meminimalisir terjadinya banjir.
Dilansir dari media Seputar Pohuwato.Com, alat-alat berat tersebut difokuskan pada pengerukan endapan lumpur, pasir, serta material kayu yang menumpuk di sepanjang aliran sungai Desa Hulawa.
Sedimentasi yang sangat tebal menjadi salah satu penyebab utama meluapnya sungai saat hujan berintensitas tinggi mengguyur Desa Hulawa.
Perwakilan YR Team menyampaikan, kondisi sedimentasi yang berlebihan inilah yang membuat proses normalisasi membutuhkan penanganan lebih dengan menambah sejumlah alat berat agar hasilnya maksimal dan berkelanjutan.
“Karena kondisi sedimentasi yang terlalu banyak, tentu membutuhkan sejumlah alat berat. YR Team punya tentu punya komitmen terhadap pengerukan ini dengan mengambil upaya-upaya strategis untuk memulihkan kondisi sungai melalui kolaborasi bersama,” beber perwakilan YR Team,.
Dia mengatakan, bahwa kegiatan normalisasi sungai ini bukan sekadar respons darurat pascabanjir, melainkan wujud nyata tanggung jawab sosial dan komitmen jangka panjang terhadap lingkungan.
“Upaya-upaya seperti ini tentu akan menjadi komitmen kami YR Team,” tambahnya.
Diketahui, YR Team merupakan sekelompok orang yang dibentuk oleh salah satu pelaku usaha pertambangan, yang bekerja secara bersinergi untuk mencapai tujuan dan misi bersama, khususnya dalam kegiatan sosial dan lingkungan.
YR Team ini juga memiliki tanggung jawab kolektif terhadap keberhasilan maupun tantangan setiap program yang dijalankan, termasuk kegiatan normalisasi sungai di Desa Hulawa pascabanjir bandang.
Sebagaimana diketahui, banjir bandang melanda Dusun Kapali, Desa Hulawa, pada Selasa (30/12/2025). Peristiwa tersebut menyebabkan kerusakan lingkungan dan mengganggu aktivitas masyarakat.
(Gol – 03)





































