POHUWATO (GOL) – Melalui kegiatan family gathering, BJA Group membangun ruang kebersamaan untuk mempererat hubungan antar tenaga kerja yang tersebar di PT Inti Global Laksana (IGL), PT Banyan Tumbuh Lestari (BTL), dan PT Biomassa Jaya Abadi (BJA). Kegiatan yang digelar Sabtu (22/11/2025) ini menjadi momentum memperkuat silaturahmi antara seluruh unsur perusahaan.
Memasuki tahun kedua pelaksanaannya, family gathering tersebut kembali disambut antusias. Ribuan karyawan bersama para undangan terlihat memadati Lapangan Proklamasi, Kecamatan Popayato, menjadikan suasana kegiatan berlangsung semarak dan penuh kebersamaan.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, jumlah peserta yang hadir mencapai 3.200 orang. Beragam perlombaan pun disajikan untuk menambah kegembiraan acara sekaligus menjadi media untuk mempererat hubungan antara tenaga kerja dan Pemerintah Daerah.
Sejumlah pimpinan daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga, mantan Wakil Bupati Suharsi Igirisa, anggota DPRD Pohuwato Rizal Pasuma, Yuliani Rumampuk, Jeni Emma Tulung, hingga unsur pemerintah kecamatan dan desa se-Popayato Raya.
Direktur BJA Group, Zunaidi, menyampaikan bahwa family gathering tahun ini sekaligus menjadi bentuk syukur atas capaian perusahaan yang berhasil menanam 20 juta pohon gamal sebagai bahan baku wood pellet.
“Bahan baku wood pellet yang akan diolah dari gamal ini merupakan energi terbarukan, sekali tanam bisa dipanen 4 – 5 kali. Apabila satu siklus 4 – 5 tahun, artinya yang kita tanam hari ini untuk menghijaukan masa depan, berarti sampai 20 tahun baru kita lakukan replanting,” ungkap Zunaidi menegaskan komitmen BJA Group terhadap investasi berkelanjutan dan pelestarian lingkungan
Penyerapan Tenaga Kerja
Kehadiran BJA Group di Kabupaten Pohuwato juga memberikan dampak besar dalam pengurangan angka pengangguran. Hingga akhir tahun, jumlah tenaga kerja di tiga perusahaan yang bernaung di bawah BJA Group mencapai 1.501 orang, dengan 72 persennya berasal dari warga lokal Pohuwato. Persentase ini bahkan melampaui ketentuan Perda yang mengatur minimal 70 persen tenaga kerja lokal.
“Saat ini karyawan yang telah bekerja di Biomassa Group sampai dengan bulan September, sebanyak 1.501 karyawan. Dari jumlah itu, 72 persen adalah karyawan lokal Pohuwato, kemudian 13 persen dari Provinsi Gorontalo non Pohuwato, dan Luar Gorontalo sebanyak 15 persen. Itu berarti 85 persen dari total karyawan adalah warga Gorontalo,” papar Zunaidi.
Dengan jumlah tenaga kerja sebanyak itu, perusahaan mengeluarkan anggaran gaji sekitar Rp6,8 miliar setiap bulannya.
“Harapan kami dari perusahaan, pendapatan karyawan dari perusahaan ini bisa menggerakkan perekonomian di Kabupaten Pohuwato,” harapnya.
Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga, turut mengapresiasi dampak positif kehadiran investasi tersebut. Menurutnya, keberadaan BJA Group sangat membantu menurunkan angka kemiskinan daerah.
“Atas rilis BPS, angka kemiskinan Pohuwato tahun 2024 di angka 17.11 persen, pada tahun 2025 turun menjadi 15.25 persen. Ini berkat iklim investasi yang begitu baik dan mulai tumbuh di Pohuwato,” ungkap Saipul.
Dampak ekonomi tersebut turut dirasakan warga, termasuk Denis dari Desa Milangodaa, Popayato Timur, yang kini menjadi bagian dari BJA Group.
“Dulunya penghasilan saya tidak jelas, tetapi kini saya bersyukur dengan bergabung dalam BJA saya sudah bisa menyekolahkan adik saya dan merenovasi rumah. Saya bangga bisa menjadi bagian dari BJA Group,” ungkapnya.
BJA Group Siapkan Beasiswa untuk Desa Binaan
Selain kontribusi ekonomi, BJA Group juga menaruh perhatian pada peningkatan kualitas SDM melalui pemberian beasiswa kepada warga di 15 desa binaan.
“Beasiswa ini akan kami berikan ke warga di 15 desa binaan. Satu desa binaan itu akan kami berikan kepada enam anak untuk tingkat Sekolah Dasar (SD), kemudian SMP tiga anak, SMA itu tiga anak dan Perguruan Tinggi itu satu anak,” terang Zunaidi.
Program beasiswa tersebut dijadwalkan mulai disalurkan pada awal Januari 2026. Perusahaan kini sedang mengumpulkan data penerima melalui pemerintah desa.
“Paling lambat data itu kami terima tanggal 15 Desember 2025. Sehingga nanti di awal Januari, kami akan salurkan bantuan ke siswa yang menerima,” tambahnya.
(GOL – 03)





































