POHUWATO — Di tengah kemarau yang membuat sebagian warga Kabupaten Pohuwato kesulitan mendapatkan air bersih, kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat terus digerakkan.
Yayasan Rakyat Tunas Indonesia Maju (YR TIM) kembali turun langsung ke lapangan, memperluas aksi sosial melalui distribusi air bersih sekaligus melanjutkan program rutin Jumat Berkah untuk warga binaan Lapas Pohuwato.
Memasuki hari kedua aksi kemanusiaan tersebut, tim kembali mengerahkan armada untuk mendistribusikan air bersih ke sejumlah wilayah yang terdampak kekeringan.
Distribusi air menyasar tempat ibadah dan rumah-rumah warga di Desa Mootilango, Kecamatan Duhiadaa, serta Desa Palopo, Kecamatan Marisa.
Koordinator pelaksana kegiatan, Zufrin Harun, memastikan aksi pendistribusian air bersih masih akan dilanjutkan selama masyarakat menghadapi dampak kemarau.
“Kami akan berupaya maksimal dengan tiga armada. Insyaallah akan ada penambahan armada untuk terus mendistribusikan air bersih kepada warga,” ungkap Zufrin.
Upaya tersebut membuahkan peningkatan jumlah air yang berhasil disalurkan. Jika pada hari pertama tim mendistribusikan 17.600 liter air bersih, maka pada hari kedua jumlahnya meningkat menjadi 24.200 liter.
“Di hari pertama, alhamdulillah berhasil tersalurkan sebanyak 17.600 liter air bersih. Dan di hari kedua itu 24.200 liter,” tambahnya.
Peningkatan volume distribusi tersebut menjadi bagian dari upaya kolaboratif untuk menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan pasokan air bersih selama musim kemarau.
Bagi masyarakat yang tengah menghadapi keterbatasan sumber air, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan sehari-hari, sekaligus mengurangi beban warga yang harus mencari sumber air di tengah terbatasnya pasokan.
“Kami berharap dengan adanya bantuan air bersih ini, beban warga dalam memenuhi kebutuhan air bersih dapat sedikit lebih ringan,” pungkasnya.
Kolaborasi pendistribusian air bersih tersebut dijadwalkan terus berjalan dengan mengoptimalkan armada yang tersedia. Bahkan, peluang penambahan armada dibuka agar jangkauan distribusi dapat semakin luas dan menyentuh lebih banyak wilayah terdampak kemarau di Kabupaten Pohuwato.
Jumat Berkah YR TIM Masuk Pekan ke-18
Tidak hanya merespons persoalan air bersih, YR TIM juga terus menjaga konsistensi gerakan sosial melalui program Jumat Berkah yang kini memasuki pekan ke-18.
Program tersebut kembali menyasar warga binaan Lapas Pohuwato. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian YR TIM terhadap masyarakat, termasuk mereka yang tengah menjalani masa pembinaan di balik lembaga pemasyarakatan.
Memasuki pekan ke-18, Jumat Berkah tidak lagi sekadar agenda sosial sesaat. Program tersebut telah menjadi bagian dari komitmen YR TIM untuk menghadirkan kepedulian secara konsisten dari pekan ke pekan.
Melalui bantuan yang diberikan, YR TIM berharap dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi penyemangat bagi warga binaan untuk terus menjalani proses pembinaan dengan baik.
“Jumat Berkah ini merupakan bentuk kepedulian kami. Kami ingin terus berbagi dan memberikan manfaat, meskipun dalam bentuk sederhana. Yang terpenting adalah niat dan konsistensi untuk terus hadir di tengah masyarakat,” Marwan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mempererat hubungan sosial dan menumbuhkan semangat kepedulian terhadap sesama.
Dua agenda sosial tersebut memperlihatkan pola gerakan YR TIM yang tidak hanya hadir dalam satu momentum. Di tengah persoalan kebutuhan dasar masyarakat akibat kemarau, organisasi tersebut bergerak melalui distribusi air bersih, sementara program Jumat Berkah terus dipertahankan sebagai agenda rutin.
YR TIM menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai kegiatan sosial pada pekan-pekan berikutnya.
Pekan ke-18 Jumat Berkah dan aksi distribusi air bersih menjadi bagian dari upaya YR TIM untuk terus berbagi manfaat serta hadir di tengah masyarakat Pohuwato, terutama mereka yang membutuhkan bantuan.



































