POHUWATO (GOL) — Dampak kekeringan panjang yang memicu krisis air bersih di Kabupaten Pohuwato memantik aksi kemanusiaan berkelanjutan dari YR-TIM. Memasuki hari ke-22 pelaksanaan program, tim relawan terus menyisir pemukiman warga untuk membagikan air bersih secara gratis guna meringankan beban masyarakat terdampak.
Rasa terima kasih dan apresiasi diungkapkan oleh para penerima manfaat atas konsistensi dan kepedulian YR-TIM yang tak henti mendampingi warga selama lebih dari tiga pekan terakhir.
“Kami sangat berterima kasih kepada YR-TIM. Bantuan air bersih ini sangat membantu kami, terutama dalam kondisi kekeringan seperti sekarang,” tutur salah seorang warga penerima bantuan.
Relawan YR-TIM, Hijrat Sumaga, berharap seluruh jajaran pemerintah desa untuk lebih peka dan responsif terhadap kondisi krisis di wilayahnya masing-masing.
“Kami berharap pemerintah desa dapat lebih aktif melihat kondisi masyarakatnya. Jangan sampai ada warga yang kesulitan mendapatkan air bersih tetapi luput dari perhatian,Persoalan air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat yang harus menjadi perhatian bersama,” tegas Hijrat Sumaga.Sabtu (26/09/2026).
Hijrat juga menghimbau sinergi lintas sektor—baik unsur pemerintah maupun elemen masyarakat—guna merumuskan langkah penanganan jangka panjang terkait dampak kemarau ini.
“YR-TIM akan terus berupaya hadir dan membantu sesuai kemampuan. Namun, persoalan kekeringan ini membutuhkan perhatian dan keterlibatan semua pihak, terutama pemerintah desa sebagai pihak yang paling dekat dengan masyarakat,” imbaunya.
Aksi sosial yang konsisten dijalankan YR-TIM selama 22 hari ini diharapkan tidak hanya menanggulangi krisis air secara instan, tetapi juga menjadi pemantik bagi pihak berwenang di tingkat desa untuk mengambil penanganan yang lebih konkret dan masif.
(GOL – 03)





































