POHUWATO (GOL) – Anggota DPRD Kabupaten Pohuwato, Yusup Lawani, melaksanakan kegiatan Reses Masa Persidangan Kedua Tahun 2026 di Desa Buntulia Tengah, Daerah Pemilihan (Dapil) I Kecamatan Marisa–Buntulia. Kegiatan ini menjadi ruang dialog langsung antara wakil rakyat dan masyarakat untuk menyerap serta memperkuat aspirasi warga di tingkat desa, Jum’at (06/02/2026).
Dalam reses tersebut, Yusup Lawani menyampaikan bahwa aspirasi masyarakat di Dapil I pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan hasil reses sebelumnya. Menurutnya, fokus utama saat ini adalah mendorong agar aspirasi yang telah disampaikan pada reses-reses sebelumnya dapat segera direalisasikan.
“Reses kali ini khususnya dapil satu itu aspirasi yang kali ini tidak banyak, pada dasarnya hasil dari reses yang kemarin-kemarin ini belum ada realisasinya, itu yang akan diperkuat untuk bagaimana nanti kemudian akan direalisasikan di tahun 2026,” ungkap Yusup Lawani saat diwawancarai.
Salah satu aspirasi yang kembali mengemuka dalam reses tersebut adalah kebutuhan penahan tebing di Desa Buntulia Tengah. Infrastruktur ini dinilai sangat penting oleh masyarakat untuk mencegah potensi longsor dan kerusakan lingkungan, terutama di wilayah yang rawan abrasi dan erosi.
“Aspirasi masyarakat tadi menyangkut masalah penahan tebing khusus yang ada di Desa Buntulia Tengah, itu penahan tebing yang kurang lebih sekitar 700 meter dan mudah-mudahan atas dasar aspirasi ini akan realisasinya ke depannya,” jelasnya.
Yusup Lawani menegaskan komitmennya sebagai wakil rakyat untuk terus mengawal dan memperjuangkan setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat, agar dapat ditindaklanjuti melalui program dan kebijakan pemerintah daerah.
“Saya dalam hal ini tetap, apapun yang menjadi aspirasi masyarakat itu akan saya perjuangkan,” tegasnya.
Ia berharap hasil reses ini dapat menjadi bahan penting dalam pembahasan di DPRD Kabupaten Pohuwato, sehingga kebutuhan prioritas masyarakat, khususnya di Desa Buntulia Tengah dan Dapil I secara umum, dapat memperoleh perhatian dan realisasi pada tahun anggaran 2026 mendatang.
(GOL – 03)





































