Pohuwato – Pemerintah kecamatan Marisa merespon keluhan masyarakat terkait aktivitas pertambangan yang berada di desa teratai. Camat Marisa bersama jajaran di dampingi Kepala desa teratai bertemu para pelaku usaha pertambangan.
Dalam pertemuan itu,di sepakati penambang akan melakukan normalisasi sungai “Pemerintah kecamatan sudah melakukan pertemuan bersama kades bulangita dan kades teratai bersama beberapa pelaku peti untuk membahas permasalahan dampak langsung dari tambang ilegal. Dari hasil pertemuan tersebut para pelaku usaha siap berkontribusi untuk melakukan normalisasi/pengangkatan sedimen di sepanjang jalur air yang terdampak,”. Ungkap Nasir Ibrahim Via pesan WhatsApp, Jumat 11 Juli 2025.
Sementara Penanganan KLB malaria, Menurut Nasir kepala desa telah menganggarkan lewat dana desa “Sedangkan untuk KLB malaria pemerintah desa sudah menganggarkan anggaran rapid diagnostik test sebagaimana instruksi dinas PMD terkait penanganan kejadian luar biasa (KLB) Malaria”, Tambahnya.
Ditanyakan kerusakan lingkungan akibat aktivitas alat berat di lokasi tambang,Nasir menyarankan awak media untuk mengkonfirmasi ke dinas DLH.
“Kalo terkait masalah teknis lingkungan mungkin bisa langsung berkoordinasi dengan dinas lingkungan hidup”,.





































