GOL
  • Login
Rabu, September 9, 2026
  • Login
Advertisement
  • Beranda
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Eksekutif
    • All
    • Pemkab Boalemo
    • Pemkab Bonebolango
    • Pemkab Gorontalo
    • Pemkab Gorontalo Utara
    • Pemkab Pohuwato
    • Pemkot Gorontalo
    • Pemprov Gorontalo
    Resmi Dilantik Jadi Nahkoda GOW Pohuwato, Erna Giasi Fokus Jalankan 5 Program Utama

    Resmi Dilantik Jadi Nahkoda GOW Pohuwato, Erna Giasi Fokus Jalankan 5 Program Utama

    Dari Pohuwato, Bupati Saipul Mbuinga Doakan Don Muzakir Isi Kekosongan Kursi Wakil Menteri Pertanian

    Dari Pohuwato, Bupati Saipul Mbuinga Doakan Don Muzakir Isi Kekosongan Kursi Wakil Menteri Pertanian

    Cegah Perdagangan Orang, Imigrasi Pohuwato Gelar Sosialisasi,Budi Mangantjo : TPPO Dan TPPM Acaman Nyata

    Cegah Perdagangan Orang, Imigrasi Pohuwato Gelar Sosialisasi,Budi Mangantjo : TPPO Dan TPPM Acaman Nyata

    HMI Sebut Pemberhentian Kades Toto Utara Cacat Prosedur, Desak Bupati Evaluasi Kadis Pemdes

    HMI Sebut Pemberhentian Kades Toto Utara Cacat Prosedur, Desak Bupati Evaluasi Kadis Pemdes

    Kantor Imigrasi Dibuka Di Pohuwato, Saipul Mbuinga : Terima Kasih Dirjen Imigrasi

    Kantor Imigrasi Dibuka Di Pohuwato, Saipul Mbuinga : Terima Kasih Dirjen Imigrasi

    Dominasi Pekerja Dari Luar,Pemda Pohuwato Diminta Jangan Diam

    Dominasi Pekerja Dari Luar,Pemda Pohuwato Diminta Jangan Diam

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
  • Legislatif
    • All
    • DPRD Kab. Boalemo
    • DPRD Kab. Bonebolango
    • DPRD Kab. Gorontalo
    • DPRD Kab. Gorontalo Utara
    • DPRD Kab.Pohuwato
    • DPRD Kota Gorontalo
    • DPRD Provinsi
    Hadiri Pelantikan Pengurus GOW, Ketua DPRD Pohuwato Beni Nento Apresiasi Peran Strategic Perempuan

    Hadiri Pelantikan Pengurus GOW, Ketua DPRD Pohuwato Beni Nento Apresiasi Peran Strategic Perempuan

    Pansus III DPRD Pohuwato Finalisasi Pembahasan Tiga Ranperda Strategis

    Pansus III DPRD Pohuwato Finalisasi Pembahasan Tiga Ranperda Strategis

    Rasionalkan SOTK dan Tekan Belanja Pegawai, Pansus III DPRD Pohuwato Bedah Rencana Perampingan OPD

    Rasionalkan SOTK dan Tekan Belanja Pegawai, Pansus III DPRD Pohuwato Bedah Rencana Perampingan OPD

    Upacara HUT ke-81 RI di Lapangan Polres Pohuwato Berlangsung Khidmat, Ketua DPRD Beni Nento Bacakan Teks Proklamasi

    Upacara HUT ke-81 RI di Lapangan Polres Pohuwato Berlangsung Khidmat, Ketua DPRD Beni Nento Bacakan Teks Proklamasi

    Upacara HUT ke-81 RI di Lapangan Polres Pohuwato Berlangsung Khidmat, Ketua DPRD Beni Nento Bacakan Teks Proklamasi

    Upacara HUT ke-81 RI di Lapangan Polres Pohuwato Berlangsung Khidmat, Ketua DPRD Beni Nento Bacakan Teks Proklamasi

    Momentum HUT ke-81 RI,Ketua DPRD Pohuwato Perjuangkan Hak Penambang Lokal

    Momentum HUT ke-81 RI,Ketua DPRD Pohuwato Perjuangkan Hak Penambang Lokal

  • Opini
    Busroni dan Harapan tentang Polisi yang Baik

    Busroni dan Harapan tentang Polisi yang Baik

    Korupsi dan Integritas yang Tidak Dapat Dipisahkan

    Korupsi dan Integritas yang Tidak Dapat Dipisahkan

    Korupsi Pendidikan sebagai Sabotase Peradaban: Merebut Kembali Hak Publik lewat Citizen Report Card

    Korupsi Pendidikan sebagai Sabotase Peradaban: Merebut Kembali Hak Publik lewat Citizen Report Card

    Ledakan 550% Konten Deepfake: Menguji Ketahanan Demokrasi Digital Indonesia di Tahun 2025

    Ledakan 550% Konten Deepfake: Menguji Ketahanan Demokrasi Digital Indonesia di Tahun 2025

    Ruang Digital Dan Perubahan Cara Kita Mengekspresikan Budaya

    Ruang Digital Dan Perubahan Cara Kita Mengekspresikan Budaya

    Transformasi Demokrasi Indonesia: Analisis Kritis Peran Strategis HMI terhadap Masa Depan Politik Bangsa

    Transformasi Demokrasi Indonesia: Analisis Kritis Peran Strategis HMI terhadap Masa Depan Politik Bangsa

  • Kontrol
    DEMA UIN SMART dan DEMA Fakultas Gelar Aksi Simbolik September Hitam di Bundaran Kampus 2

    DEMA UIN SMART dan DEMA Fakultas Gelar Aksi Simbolik September Hitam di Bundaran Kampus 2

    Viral Dimedsos,Tambang Mada Popayato Barat Menelan Korban, Diduga Kena Material Longsor

    Viral Dimedsos,Tambang Mada Popayato Barat Menelan Korban, Diduga Kena Material Longsor

    Ekskavator Tergelincir Ditambang Tomula, Polres Pohuwato Bakal Panggil Saksi Dan Pemilik Lokasi

    Ekskavator Tergelincir Ditambang Tomula, Polres Pohuwato Bakal Panggil Saksi Dan Pemilik Lokasi

    Polda Gorontalo Tetapkan Tersangka Longsor PETI DAM, Aktivis Desak Proses Hukum Longsor PETI Tomula

    Polda Gorontalo Tetapkan Tersangka Longsor PETI DAM, Aktivis Desak Proses Hukum Longsor PETI Tomula

    Tunggakan Sewa Belum Diselesaikan,Salah Satu Gerai Alfamart Dipohuwato Ditutup Pemilik Lahan

    Tunggakan Sewa Belum Diselesaikan,Salah Satu Gerai Alfamart Dipohuwato Ditutup Pemilik Lahan

    Keluarga Korban Longsor Tambang Pohuwato : Kami Ikhlas

    Keluarga Korban Longsor Tambang Pohuwato : Kami Ikhlas

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Eksekutif
    • All
    • Pemkab Boalemo
    • Pemkab Bonebolango
    • Pemkab Gorontalo
    • Pemkab Gorontalo Utara
    • Pemkab Pohuwato
    • Pemkot Gorontalo
    • Pemprov Gorontalo
    Resmi Dilantik Jadi Nahkoda GOW Pohuwato, Erna Giasi Fokus Jalankan 5 Program Utama

    Resmi Dilantik Jadi Nahkoda GOW Pohuwato, Erna Giasi Fokus Jalankan 5 Program Utama

    Dari Pohuwato, Bupati Saipul Mbuinga Doakan Don Muzakir Isi Kekosongan Kursi Wakil Menteri Pertanian

    Dari Pohuwato, Bupati Saipul Mbuinga Doakan Don Muzakir Isi Kekosongan Kursi Wakil Menteri Pertanian

    Cegah Perdagangan Orang, Imigrasi Pohuwato Gelar Sosialisasi,Budi Mangantjo : TPPO Dan TPPM Acaman Nyata

    Cegah Perdagangan Orang, Imigrasi Pohuwato Gelar Sosialisasi,Budi Mangantjo : TPPO Dan TPPM Acaman Nyata

    HMI Sebut Pemberhentian Kades Toto Utara Cacat Prosedur, Desak Bupati Evaluasi Kadis Pemdes

    HMI Sebut Pemberhentian Kades Toto Utara Cacat Prosedur, Desak Bupati Evaluasi Kadis Pemdes

    Kantor Imigrasi Dibuka Di Pohuwato, Saipul Mbuinga : Terima Kasih Dirjen Imigrasi

    Kantor Imigrasi Dibuka Di Pohuwato, Saipul Mbuinga : Terima Kasih Dirjen Imigrasi

    Dominasi Pekerja Dari Luar,Pemda Pohuwato Diminta Jangan Diam

    Dominasi Pekerja Dari Luar,Pemda Pohuwato Diminta Jangan Diam

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
  • Legislatif
    • All
    • DPRD Kab. Boalemo
    • DPRD Kab. Bonebolango
    • DPRD Kab. Gorontalo
    • DPRD Kab. Gorontalo Utara
    • DPRD Kab.Pohuwato
    • DPRD Kota Gorontalo
    • DPRD Provinsi
    Hadiri Pelantikan Pengurus GOW, Ketua DPRD Pohuwato Beni Nento Apresiasi Peran Strategic Perempuan

    Hadiri Pelantikan Pengurus GOW, Ketua DPRD Pohuwato Beni Nento Apresiasi Peran Strategic Perempuan

    Pansus III DPRD Pohuwato Finalisasi Pembahasan Tiga Ranperda Strategis

    Pansus III DPRD Pohuwato Finalisasi Pembahasan Tiga Ranperda Strategis

    Rasionalkan SOTK dan Tekan Belanja Pegawai, Pansus III DPRD Pohuwato Bedah Rencana Perampingan OPD

    Rasionalkan SOTK dan Tekan Belanja Pegawai, Pansus III DPRD Pohuwato Bedah Rencana Perampingan OPD

    Upacara HUT ke-81 RI di Lapangan Polres Pohuwato Berlangsung Khidmat, Ketua DPRD Beni Nento Bacakan Teks Proklamasi

    Upacara HUT ke-81 RI di Lapangan Polres Pohuwato Berlangsung Khidmat, Ketua DPRD Beni Nento Bacakan Teks Proklamasi

    Upacara HUT ke-81 RI di Lapangan Polres Pohuwato Berlangsung Khidmat, Ketua DPRD Beni Nento Bacakan Teks Proklamasi

    Upacara HUT ke-81 RI di Lapangan Polres Pohuwato Berlangsung Khidmat, Ketua DPRD Beni Nento Bacakan Teks Proklamasi

    Momentum HUT ke-81 RI,Ketua DPRD Pohuwato Perjuangkan Hak Penambang Lokal

    Momentum HUT ke-81 RI,Ketua DPRD Pohuwato Perjuangkan Hak Penambang Lokal

  • Opini
    Busroni dan Harapan tentang Polisi yang Baik

    Busroni dan Harapan tentang Polisi yang Baik

    Korupsi dan Integritas yang Tidak Dapat Dipisahkan

    Korupsi dan Integritas yang Tidak Dapat Dipisahkan

    Korupsi Pendidikan sebagai Sabotase Peradaban: Merebut Kembali Hak Publik lewat Citizen Report Card

    Korupsi Pendidikan sebagai Sabotase Peradaban: Merebut Kembali Hak Publik lewat Citizen Report Card

    Ledakan 550% Konten Deepfake: Menguji Ketahanan Demokrasi Digital Indonesia di Tahun 2025

    Ledakan 550% Konten Deepfake: Menguji Ketahanan Demokrasi Digital Indonesia di Tahun 2025

    Ruang Digital Dan Perubahan Cara Kita Mengekspresikan Budaya

    Ruang Digital Dan Perubahan Cara Kita Mengekspresikan Budaya

    Transformasi Demokrasi Indonesia: Analisis Kritis Peran Strategis HMI terhadap Masa Depan Politik Bangsa

    Transformasi Demokrasi Indonesia: Analisis Kritis Peran Strategis HMI terhadap Masa Depan Politik Bangsa

  • Kontrol
    DEMA UIN SMART dan DEMA Fakultas Gelar Aksi Simbolik September Hitam di Bundaran Kampus 2

    DEMA UIN SMART dan DEMA Fakultas Gelar Aksi Simbolik September Hitam di Bundaran Kampus 2

    Viral Dimedsos,Tambang Mada Popayato Barat Menelan Korban, Diduga Kena Material Longsor

    Viral Dimedsos,Tambang Mada Popayato Barat Menelan Korban, Diduga Kena Material Longsor

    Ekskavator Tergelincir Ditambang Tomula, Polres Pohuwato Bakal Panggil Saksi Dan Pemilik Lokasi

    Ekskavator Tergelincir Ditambang Tomula, Polres Pohuwato Bakal Panggil Saksi Dan Pemilik Lokasi

    Polda Gorontalo Tetapkan Tersangka Longsor PETI DAM, Aktivis Desak Proses Hukum Longsor PETI Tomula

    Polda Gorontalo Tetapkan Tersangka Longsor PETI DAM, Aktivis Desak Proses Hukum Longsor PETI Tomula

    Tunggakan Sewa Belum Diselesaikan,Salah Satu Gerai Alfamart Dipohuwato Ditutup Pemilik Lahan

    Tunggakan Sewa Belum Diselesaikan,Salah Satu Gerai Alfamart Dipohuwato Ditutup Pemilik Lahan

    Keluarga Korban Longsor Tambang Pohuwato : Kami Ikhlas

    Keluarga Korban Longsor Tambang Pohuwato : Kami Ikhlas

No Result
View All Result
GOL
No Result
View All Result
Home Opini

LARI YANG TIDAK SEKEDAR BERLARI

Admin Gol by Admin Gol
in Opini
0 0
0
LARI YANG TIDAK SEKEDAR BERLARI

Oplus_131072

Oleh : Dr. Funco Tanipu., ST., M.A (Sosiolog Universitas Negeri Gorontalo)

‘Tubuh adalah obyek untuk menjual pelbagai hal,
tubuh harus “direka-ulang” oleh “pemilliknya”
dan dilihat secara narsistik ketimbang secara fungsional’
– Jean Baudrillard

“Who needs identity then?” Identity is needed to mobilise different!”
– Gayatri Chakravorty Spivak

“Aku berlari, maka aku ada”
Funco Tanipu

Saat ini, lari atau berlari, tidak bisa lagi dikategorikan sebagai aktifitas biologis semata, tetapi sudah mengarah kepada pemenuhan lifestyle, mode baru dan untuk aktifitas sosio-antropologis manusia.

AKU BERLARI, MAKA AKU ADA

Dulu, lari atau berlari bertujuan untuk menjaga kesehatan tubuh secara biologis, sekarang mulai bergeser untuk mempertegas identitas diri sebagai “the others” atau yang lain dibanding manusia yang lain. Performance dan style “yang beda” dari yang lain adalah penegasan tentang kemampuan diri, pencapaian hingga termasuk “show force” dari kesuksesan. Sebagai penegasan yang beda dari yang lain, outfit pun menjadi salah satu pembeda. Upload pengukur jarak dan kemampuan diri melalui aplikasi Strava, merek sepatu, logo terkemuka, kacamata, dan semua yang dibagikan melalui foto dan video adalah mode terbaru dalam mempertegas identitas diri yang lebih baru. Bahkan sekarang ada aplikasi keren bernama FotoYu. Fotografer (kreator) dan runners (model) dipertemukan lewat teknologi pengenalan wajah. Revolusi teknologi ini sangat penting untuk menunjang kebutuhan eksistensial seorang runners.

Aktifitas berlari ini memiliki banyak tujuan, untuk tidak menggunakan istilah “motif”. Ada yang sekedar tampil untuk mengisi timeline media sosial, ada yang bertujuan cari jodoh, ada yang ingin bercengkrama, ada yang ingin memperluas “circle” pertemanan. Bonusnya adalah ingin menjaga kesehatan.

Aktifitas berlari juga sebagai upaya manusia mempertegas diferensiasi dirinya dengan orang lain, bahwa manusia tidak ada yang sama. Lari ataupun berlari adalah salah satu cara untuk membedakan itu.

Secara umum, jika dipandang dari perspektif antropologis, berlari adalah salah salah satu bentuk ekspresi diri yang memungkinkan individu untuk menciptakan identitas mereka sendiri dan menunjukkan keunikan mereka kepada dunia. Berlari pada akhirnya dijadikan sarana untuk meningkatkan rasa percaya diri dan kebahagiaan.

Bersumbu dari logika Cartesian, salah satu sumbu pengetahuan barat, yakni cogito ergo sum; aku berpikir maka aku ada, maka jika dikaitkan dengan mode berlari kekinian yang bukan sekedar berlari, tapi berlari yang ditujukan peneguhan identitas diri; “aku berlari maka aku ada”.

REKAYASA PASAR UNTUK PRODUKSI TUBUH

Berlari sebagaimana penjelasan diatas menjadi arena untuk mempertegas diri agar senantiasa berbeda. Kenapa mesti berbeda, karena naluri dasar manusia ingin selalu unggul dibanding yang lain. Bahwa seorang manusia bisa saja kalah dalam hal-hal yang umum, tapi setiap manusia selalu berusaha “menang” pada hal-hal yang lebih spesifik. Berlari adalah salah satu ruang/wahana untuk menunjukkan keunggulan dalam kontestasi hidup.

“Unggul” dalam kontestasi ini bisa ditunjukkan dengan misalnya tergabung dalam sebuah komunitas lari, menggunakan merek jam tangan Garmin, sepatu Adidas tipe Adizero atau Adios Pro 3, sepatu Nike tipe Vomero hingga merek yang lagi populer dan tentunya dengan harga yang tinggi. Pakaian pun demikian, semakin mahal dan bermerek, disitulah nilai kontestasi tersebut. Bagi produsen dari brand-brand tersebut, hasrat kontestasi dari setiap pelari menjadi “pasar” untuk terus menaikkan produksinya.

Pada tahap yang lebih lanjut, setiap kompetisi lari apakah hal tersebut adalah Marathon atau Half Marathon menjadi arena kontestasi untuk menunjukkan keunggulan diri, bukan saja soal kemampuan fisik, tapi sekaligus unggul secara non fisik. Di atas itu, kontestasi berlanjut pada keikutsertaan pada momen nasional dan bahkan internasional. Semakin keatas, semakin sulit semakin sedikit yang terlibat.

Jadi, pada konteks kekinian, berlari tidak sekedar siapa yang pertama masuk garis finish dan meraih medali, berlari adalah upaya untuk menggungguli yang lain pada konteks sosio-antropologis.

Sehingga cita-cita seorang pelari atau terlibat dalam aktifitas berlari adalah untuk menjadi sosok yang berbeda, sosok inspiratif, dambaan sekaligus cita-cita. Baik para pria maupun perempuan, identitas yang lebih segar adalah konstruksi baru tentang ganteng dan cantik yang lebih baru. Kegantengan/kecantikan tubuh bukan hanya fenomena biologis semata. Keduanya adalah karya peradaban yang rumit sejarah proses penciptaannya. Keduanya adalah bagian dari tubuh yang menjadi bagian dari atribut sosial dan identitas. Tubuh tidak lagi semata-mata bongkahan daging dan kiloan tulang. Tubuh memiliki muatan simbolis dan kultural. Mulut, bibir, mata, dan lainnya, memberi kesan tak hanya sekedar melengkapi struktur tubuh biologis tapi di balik itu bermain dalam ide dan citra.

Pengembaraan konseptual atas tubuh telah bergeser. Berlari dengan segala pernak-pernik adalah perlakuan tubuh secara spesifik, menjadikan tubuh bagai “berhala”. Bagi seorang Foucault, tubuh merupakan kompleksitas yang ‘rumit’. Tubuh tak sekedar jasad, tapi juga representasi kekuasaan. Foucault meyakini bahwa fenomena tubuh yang sosial bukan lagi pengaruh konsensus, melainkan perwujudan kuasa. Sehingga, kepemilikan atas tubuh oleh pemiliknya tidak lagi bersifat permanen, tetapi dinamis. Selalu ada perasaan ‘kurang’, senantiasa berproses hingga akhirnya terjadi eksploitasi atas tubuh.

Definisi ganteng/cantik yang didapatkan melalui “berlari” adalah konsep dinamis atas tubuh yang senantiasa ditafsirkan secara kompleks. Zaman yang selalu berubah, juga ikut ‘meminta’ tubuh ikut menyesuaikan. Berubah atau kolot adalah pilihan serius yang dialami secara kolektif. Maka berlari bukan lagi panggilan untuk sehat semata, tetapi panggilan untuk lebih menonjol dibandingkan yang lain, ada keinginan untuk senantiasa diperhatikan.

Mengapa demikian? Sebab tafsir cantik/ganteng pada akhirnya adalah ilusi, sesuatu yang harus selalu digapai, harus dipikirkan terus, dan harus siap menyesuaikan dengan segala kebutuhan untuk memenuhinya.

Secara fungsional, definisi ganteng/cantik terakumulasi melalui berlari, yang mulai digeser konteksnya, dari arena konstruksi tubuh biologis menjadi arena produksi sosial. Sebagai arena produksi, berlari dapat dipahami dari dua sisi, makro dan mikro. Dari sisi makro, berlari telah menjadi ajang perebutan kepentingan ekonomi dari perusahaan-perusahaan besar, media massa dan negara (elit politik) dalam rangka mengejar kepentingannya masing-masing. Perusahaan besar sangat intens menawarkan produk yang bernuansa “running”. Bahwa citra yang seharusnya tercipta saat berlari—versi perusahaan—adalah kemenangan yang dapat diraih dengan mengkonsumsi produknya. Bagi elit politik, dirinya ingin menegaskan bahwa ikut terlibat dalam kegiatan masyarakat, ikut bersosialisasi bersama, terlihat aktif dalam kegiatan masyarakat.

Dari sisi mikro, berlari telah menjadi arena perjuangan individu, keluarga, komunitas dan masyarakat untuk peneguhan eksistensi diri. Pertunjukkan pertandingan ini bukan saja terjadi melalui wacana-wacana dan simbol-simbol hegemonik yang diekspresikan dalam setiap kegiatan berlari. Kita tentu mengakui bahwa semua manusia adalah performer. Setiap orang diminta untuk bisa memainkan dan mengontrol peranan mereka sendiri. Secara sadar masyarakat menorehkan identitas baru dalam batas waktu tertentu untuk gaya pakaian, dandanan rambut, segala macam asesoris yang menempel pada pilihan-pilihan kegiatan berlari yang dilalui.

Sebagai sebuah arena, tubuh direpresentasikan oleh pola yang dibentuk dan diatur oleh publik. Tubuh yang awalnya bersifat individual kini telah menjadi publik karena adanya panopticon dari publik ‘yang lain’. Mata publik tidak lagi menjadi bagian dari organ biologis, tetapi sebagai pengawas bagi tubuh. Mata adalah pula penjara bagi tubuh yang lain. Setiap orang merasa diawasi oleh ‘mata’ publik. Pengawasan inilah yang menyebabkan banyak penyakit psikologis timbul anoreksia, histeria dan agrophobia. Dalam aktifitas berlari, mata yang lain adalah CCTV bagi yang lain, makanya agar ingin terlihat semua yang dikenakan diupayakan untuk mentereng sehingga lebih menonjol dibandingkan yang lain.

Dengan demikian, tubuh dipaksa untuk mengikuti aktiftas produksi secara terus menerus. Tubuh sosial yang ideal adalah mimpi terus dikejar dalam jangka waktu tak terhingga yang dikendalikan oleh pasar. Jika keinginan untuk menjadi ideal tersebut dihentikan oleh individu-individu tersebut, maka pasar dengan segala perangkat pengawas dan jaringan kontrol senantiasa memberi peringatan, bahkan akan terjadi pengalienasian terhadap individu yang tidak ingin merayakan terlibat dalam aktiftas produksi tersebut.

Tubuh-tubuh ini pun dipaksa untuk mengikuti selera pasar secara pasrah dan ikhlas. Pengawasan dan kontrol tersebut yang menjadikan kondisi psikis tubuh untuk tersebut bisa dikategorikan sakit atau sehat. Ia didapuk menjadi sehat jika bisa ikut mendalami dan mengikuti kuasa pasar tersebut, dan akan dikategorikan sakit jika ia abai terhadap perintah pasar tersebut. Foucault mengkategorikan tubuh yang patuh sebagai tubuh yang normal, dan yang tidak patuh adalah sebaliknya.

Sayangnya, mode ini lebih banyak berlaku pada usia yang berkisar diantara 25 – 50 tahun. Usia dibawah itu terlihat jarang berminat pada mode ini, padahal usia dibawah 25 tahun sangat penting untuk menjaga kesehatan sebab hari ini saja proporsi kalangan usia tersebut sudah berkisar di angka 50 an % dari total penduduk, dengan pola konsumsi yang serba “macam-macam” sehingga generasi produktif ini tidak siap secara fisik pada tahun 2030 nanti saat Indonesia masuk bonus demografi.

DARI GAYA HIDUP BARU MENUJU SOFT SPORT TOURISM

Sehingga, sebagaI tren baru dan mode kekinian hingga bisa menjadi kebudayaan pop (pop culture), berlari mesti didukung oleh berbagai macam hal yang bersifat elementer seperti dukungan regulasi terkait tata kelola lalu lintas dan tata ruang yang nyaman, dukungan infrastruktur yang memadai, memperbanyak ruang dan pagelaran lomba agar bisa berefek pada aktifitas UMKM, hingga aktifitas ini bisa memberikan kontribusi yang signifikan pada pertumbuhan industri kreatif daerah. Dukungan ini tentu saja mesti menjadi program strategis pemerintah di saat Gorontalo.

Pelaksanaan kegiatan Marathon yang telah dilaksanakan beberapa kali adalah momentum penting untuk menggerakkan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata. Olahraga kini menjadi salah satu iven untuk bisa menggerakkan hal itu. Berlari adalah salah satu dari jenis soft sport tourism yang bisa dikembangkan menjadi salah satu kegiatan rutin baik diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah maupun komunitas.

Sebagai contoh, MotoGP Mandalika membawa efek baik bagi pelaku bisnis, terjadi peningkatan usaha di bidang akomodasi, makanan, dan minuman sebesar 22,29 persen. Adapun bisnis transportasi meningkat sebesar 15,36 persen. Kemudian pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) meningkat hingga 41 persen, serta 23 persen di antaranya merupakan pelaku parekraf dari Nusa Tenggara Barat (NTB). Wisatawan yang berkunjung ke NTB pun meningkat drastis.

Contoh lain adalah pelaksanaan gelaran Piala Dunia U-17, Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menyebut perputaran uang dari event Piala Dunia U-17 di Indonesia bisa mencapai Rp1,02 triliun.

Penyelenggaraan lari marathon pun bisa memberi dampak seperti misalnya Berlin Marathon yang diikuti lebih 50 ribu pelari yang berasal dari seluruh dunia, khusus untuk pelari dari Indonesia berjumlah lebih dari 800 orang.

Soft Sport Tourism penting untuk didukung dalam artian untuk menunjang perekonomian daerah serta membangun city branding. Sebagai contoh Maybank Marathon yang sukses meraup keuntungan 125 milyar, demikian pula dengan Borobudur Marathon yang juga meraup puluhan miliar.

Oleh karena itu, maka penting kiranya untuk merumuskan model kebijakan soft sport tourism di Gorontalo, Pemerintah Daerah semestinya bisa membaca peluang ini dengan baik. Bahwa ini bisa dikategorikan sebagai FOMO (Fear pf Missing Out) adalah hal yang harus bisa dipahami dengan baik agar hal ini tidak sekedar bersifat sementara, sehingga perlu upaya yang keras agar menjadikan hal ini berkesinambungan, salah satunya dengan berkolaborasi dengan komunitas lari seperti The Gorontalo Runners, Riot Gorontalo serta banyak komunitas lari yang barusan tumbuh.

Dengan demikian, kolaborasi ini bisa menjadi tulang punggung penting dalam memajukan perekonomian daerah, sehingga judul diatas “Lari Yang Tidak Sekedar Berlari” bisa diarahkan menjadi Lari Yang Tidak Sekedar Berlari, untuk memajukan ekonomi daerah. (*)

Bagikan postingan ini
      
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Admin Gol

Admin Gol

IMAGE ALTERNATE TEXT
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Akses Penambang Bakal Ditutup, Fikram : PT.Merdeka Copper Gold dan PT.Pets Wajib Memberikan Solusi

Akses Penambang Bakal Ditutup, Fikram : PT.Merdeka Copper Gold dan PT.Pets Wajib Memberikan Solusi

26/04/2024
Menjelang 1 Mei, Aktivis Gorontalo Taupik Buhungo Ingatkan Pj Gubernur Soal Nasib Penambang Lokal Pohuwato

Menjelang 1 Mei, Aktivis Gorontalo Taupik Buhungo Ingatkan Pj Gubernur Soal Nasib Penambang Lokal Pohuwato

25/04/2024
Banjir Melanda 4 Desa, Limonu : Peti Taluditi Dampak Negatif Lebih Banyak

Banjir Melanda 4 Desa, Limonu : Peti Taluditi Dampak Negatif Lebih Banyak

24/04/2024
Waka DPRD, Hamdi Alamri : Wajar ‘Tali Asih’ dari Perusahaan Ditolak

Waka DPRD, Hamdi Alamri : Wajar ‘Tali Asih’ dari Perusahaan Ditolak

05/12/2025

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0

macOS Sierra review: Mac users get a modest update this year

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0
YR TIM Lebih Dekat Dengan Rakyat

YR TIM Lebih Dekat Dengan Rakyat

09/09/2026
Hadiri Pelantikan Pengurus GOW, Ketua DPRD Pohuwato Beni Nento Apresiasi Peran Strategic Perempuan

Hadiri Pelantikan Pengurus GOW, Ketua DPRD Pohuwato Beni Nento Apresiasi Peran Strategic Perempuan

09/09/2026
DEMA UIN SMART dan DEMA Fakultas Gelar Aksi Simbolik September Hitam di Bundaran Kampus 2

DEMA UIN SMART dan DEMA Fakultas Gelar Aksi Simbolik September Hitam di Bundaran Kampus 2

09/09/2026
Resmi Dilantik Jadi Nahkoda GOW Pohuwato, Erna Giasi Fokus Jalankan 5 Program Utama

Resmi Dilantik Jadi Nahkoda GOW Pohuwato, Erna Giasi Fokus Jalankan 5 Program Utama

09/09/2026

Recent News

YR TIM Lebih Dekat Dengan Rakyat

YR TIM Lebih Dekat Dengan Rakyat

09/09/2026
Hadiri Pelantikan Pengurus GOW, Ketua DPRD Pohuwato Beni Nento Apresiasi Peran Strategic Perempuan

Hadiri Pelantikan Pengurus GOW, Ketua DPRD Pohuwato Beni Nento Apresiasi Peran Strategic Perempuan

09/09/2026
DEMA UIN SMART dan DEMA Fakultas Gelar Aksi Simbolik September Hitam di Bundaran Kampus 2

DEMA UIN SMART dan DEMA Fakultas Gelar Aksi Simbolik September Hitam di Bundaran Kampus 2

09/09/2026
Resmi Dilantik Jadi Nahkoda GOW Pohuwato, Erna Giasi Fokus Jalankan 5 Program Utama

Resmi Dilantik Jadi Nahkoda GOW Pohuwato, Erna Giasi Fokus Jalankan 5 Program Utama

09/09/2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2023 Gorontalo Online.id || Mengungkap Kebenaran Untuk Keadilan

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Eksekutif
    • Pemprov Gorontalo
    • Pemkot Gorontalo
    • Pemkab Bonebolango
    • Pemkab Gorontalo
    • Pemkab Gorontalo Utara
    • Pemkab Boalemo
    • Pemkab Pohuwato
  • Legislatif
    • DPRD Provinsi
    • DPRD Kota Gorontalo
    • DPRD Kab. Bonebolango
    • DPRD Kab. Gorontalo
    • DPRD Kab. Gorontalo Utara
    • DPRD Kab. Boalemo
    • DPRD Kab.Pohuwato
  • Opini
  • Kontrol

© 2023 Gorontalo Online.id || Mengungkap Kebenaran Untuk Keadilan

  • Login

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist