Gorontaloonline.id – Cara menambang Di Bone Bolango berbeda dengan cara menambang di Pohuwato.hal itu dapat dilihat dari sisi proses pekerjaan penambangan oleh masyarakat.
Berdasarkan sumber informasi bahwa
Dibonebolango cara kerjanya dilakukan secara nonstop berada pada lokasi tambang. Sehingga para pekerja tak mengetahui adanya pergantian siang dan malam.
Belum lagi, lokasi berdekatan dengan pengunungan yang rawan lonsor.
Sementara di pohuwato, para penambang lokal biasanya terlihat di aliran sungai yang menggunakan talang.
Adapula penambang yang mencari emas di bebatuan, pada prosesnya menggunakan tromol sebagai penghancur batu.
Selain itu,sebahagian kecil para penambang biasanya masuk dalam lubang di pengunungan. Namun para penambang ini hanya membutuhkan beberapa jam saja di dalam lubang tersebut, Lalu naik dan bergantian dengan penambang lainnya.
Khusus mereka yang memiliki keahlian mendulang emas, hanya berada di dataran.
Para penambang ini biasa terlihat di aliran sungai atau pada bekas pekerjaan tambang moderen dengan kedalaman mencapai 15 meter.
Rata-rata para penambang di pohuwato hanya membutuhkan waktu beberapa saat untuk mencari emas.
Setelah mendapatkan emas mereka pun kembali kerumah pada sore hari dan balik lagi pada esok hari.
Dengan cara demikian, namanya manusia tak ada satu pun yang bisa mengetahui kapan terjadinya kecelakaan kerja, olehnya penting waspada dan selalu melihat kondisi cuaca serta areal pertambangan.





































